Sabtu, 18 Desember 2010

Kompressi file

Data tidak hanya disajikan dalam bentuk teks, tetapi juga dapat 
berupa gambar, audio (bunyi, suara, musik) dan video. Keempat macam data
tersebut sering disebut dengan multimedia.

Pada umumnya representasi data digital membutuhkan memori yang besar, 
disisi lain kebanyakan data misalnya citra (image) mengandung duplikasi.
Duplikasi ini dapat berarti dua hal. Pertama, besar kemungkinan suatu 
pixel dengan pixel lain tetangganya memiliki intensitas yang sama, 
sehingga penyimpanan setiap pixel memboroskan tempat. Kedua, citra 
banyak mengandung bagian (region) yang sama, sehingga bagian yang sama 
ini tidak perlu dikodekan berulang kali. Saat ini, kebanyakan aplikasi 
menginginkan representasi dengan memori yang lebih sedikit. Pemampatan 
data atau kompresi data (data compression) bertujuan meminimalkan 
kebutuhan memori untuk merepresentasikan data digital. Prinsip 
umum yang digunakan pada proses kompresi adalah mengurangi duplikasi 
data sehingga memori untuk merepresentasikan menjadi lebih sedikit 
daripada representasi data digital semula.

Data digital yang telah dikompresi dapat dikembalikan ke bentuk data 
digital semula (dekompresi) dimana hal ini tergantung pada aplikasi 
software yang mendukung kompresi tersebut. Ketika suatu aplikasi mampu 
‘menghilangkan’ atau mengkompresi data yang tidak dibutuhkan maka 
aplikasi tersebut juga mampu mengembalikan data yang dihilangkan 
tersebut sehingga menjadi data digital semula (dekompresi) namun 
terdapat juga suatu aplikasi yang dapat mengkompresi namun ketika 
dekompresi dapat menggunakan aplikasi lain contohnya aplikasi winzip 
dengan aplikasi winrar.

Contoh software sound forge yang digunakan untuk mengkompresi data 
digital namun hasil yang didapat malah ukuran yang dihasilkan lebih 
besar`daripada ukuran data digital semula dimana hal ini dapat terjadi 
karena terdapat informasi-informasi yang tidak dikenali software ini 
sehingga terjadi penambahan informasi oleh software ini sehingga ukuran 
menjadi lebih besar. Bila dibandingkan dengan software permainan atau 
games terdapat informasi yang lebih banyak dikompresi karena terdapat 
informasi yang bisa dikompresi.

Image atau citra yang ditransmisikan sepanjang world wide web merupakan salah satu contoh mengapa kompresi data diperlukan.

Ada empat pendekatan yang digunakan pada kompresi suatu data, yaitu:

1. Pendekatan statistik
Kompresi didasarkan pada frekuensi kemunculan derajat keabuan pixel didalam seluruh bagian.

Contoh metode : Huffman Coding.

2. Pendekatan ruang
Kompresi didasarkan pada hubungan spasial antara pixel-pixel di
dalam suatu kelompok yang memiliki derajat keabuan yang sama dalam 
suatu daerah gambar atau data.

Contoh metode : Run-Length Encoding.

3. Pendekatan kuantisasi
Kompresi dilakukan dengan mengurangi jumlah derajat keabuan yang tersedia.

Contoh metode : kompresi kuantisasi (CS&Q).

4. Pendekatan fraktal
Kompresi dilakukan pada kenyataan bahwa kemiripan bagian-bagian
didalam data atau citra atau gambar dapat dieksploitasi dengan suatu 
matriks transformasi.

Contoh metode : Fractal Image Compression.

Metode pemampatan data atau kompresi data dapat dikelompokan dalam dua kelompok besar, yaitu:

I. Metode lossless

Lossless data kompresi adalah kelas dari algoritma data kompresi yang 
memungkinkan data yang asli dapat disusun kembali dari data kompresi. 
Lossless data kompresi digunakan dalam berbagai aplikasi seperti format 
ZIP dan GZIP. Lossless juga sering digunakan sebagai komponen dalam 
teknologi kompresi data lossy. Kompresi Lossless digunakan ketika 
sesuatu yang penting pada kondisi asli. Beberapa format gambar sperti 
PNG atau GIF hanya menggunakan kompresi lossless, sedangkan yang lainnya
sperti TIFF dan MNG dapat menggunakan metode lossy atau lossless.

Metode lossless menghasilkan data yang identik dengan data aslinya, hal 
ini dibutuhkan untuk banyak tipe data, contohnya: executable code, word 
processing files, tabulated numbers,dan sebagainya. Misalnya pada citra 
atau gambar dimana metode ini akan menghasilkan hasil yang tepat sama 
dengan citra semula, pixel per pixel sehingga tidak ada informasi yang 
hilang akibat kompresi. Namun ratio kompresi (Rasio kompresi yaitu, 
ukuran file yang dikompresi dibanding yang tak terkompresi dari file) 
dengan metode ini sangat rendah. Metode ini cocok untuk kompresi citra 
yang mengandung informasi penting yang tidak boleh rusak akibat 
kompresi, misalnya gambar hasil diagnosa medis. Contoh metode lossless 
adalah metode run-length, Huffman, delta dan LZW.

TEKNIK KOMPRESI LOSSLESS

Kebanyakan program kompresi lossless menggunakan dua jenis algoritma 
yang berbeda: yang satu menghasilkan model statistik untuk input data, 
dan yang lainnya memetakan data input ke rangkaian bit menggunakan model
ini dengan cara bahwa “probable” data akan menghasilkan output yang 
lebih pendek dari “improbable” data. algoritma encoding yang utama yang 
dipakai untuk menghasilkan rangkaian bit adalah Huffman coding dan 
Aritmatik Coding.

II. Metode lossy

Lossy kompresi adalah suatu metode untuk mengkompresi data dan 
men-dekompresinya, data yang diperoleh mungkin berbeda dari yang aslinya
tetapi cukup dekat perbedaaanya. Lossy kompresi ini paling sering 
digunakan untuk kompres data multimedia (Audio, gambar diam). 
Sebaliknya, kompresi lossless diperlukan untuk data teks dan file, 
seperti catatan bank, artikel teks dll.

Format kompresi lossy mengalami generation loss yaitu jika melakukan 
berulang kali kompresi dan dekompresi file akan menyebabkan kehilangan 
kualitas secara progresif. hal ini berbeda dengan kompresi data 
lossless. ketika pengguna yang menerima file terkompresi secara lossy 
(misalnya untuk mengurangi waktu download) file yang diambil dapat 
sedikit berbeda dari yang asli dilevel bit ketika tidak dapat dibedakan 
oleh mata dan telinga manusia untuk tujuan paling praktis.

Metode ini menghasilkan ratio kompresi yang lebih besar daripada metode 
lossless. Misal terdapat image asli berukuran 12,249 bytes, kemudian 
dilakukan kompresi dengan JPEG kualitas 30 dan berukuran 1,869 bytes 
berarti image tersebut 85% lebih kecil dan ratio kompresi 15%. Contoh 
metode lossy adalah metode CS&Q (coarser sampling and/or 
quantization), JPEG, dan MPEG.

Ada dua skema dasar lossy kompresi :

Lossy transform codec, sampel suara atau gambar yang 
diambil, di potong kesegmen kecil, diubah menjadi ruang basis yang baru,
dan kuantisasi. hasil nilai kuantisasi menjadi entropy coded

• Lossy predictive codec, sebelum dan/atau sesudahnya 
data di-decode digunakan untuk memprediksi sampel suara dan frame 
picture saat ini. kesalahan antara data prediksi dan data yang nyata, 
bersama-sama dengan informasi lain digunakan untuk mereproduksi 
prediksi, dan kemudian dikuantisasi dan kode.

Dalam beberapa sistem kedua teknik digabungkan, dengan mengubah codec 
yang digunakan untuk mengkompresi kesalahan sinyal yang dihasilkan dari 
tahapan prediksi.

LOSSY Vs LOSSLESS

• Keuntungan dari metode lossy atas lossless adalah dalam bebeapa 
kasus metode lossy dapat menghasilkan file kompresi yang lebih kecil 
dibandingkan dengan metode lossless yang ada, ketika masih memenuhi 
persyaratan aplikasi.

• Metode lossy sering digunakan untuk mengkompresi suara, gambar dan 
video. karena data tersebut dimaksudkan kepada human interpretation 
dimana pikiran dapat dengan mudah “mengisi bagian-bagian yang kosong” 
atau melihat kesalahan masa lalu sangat kecil atau 
inkonsistensi-idealnya lossy adalah kompresi transparan, yg dapat 
diverifikasi dengan tes ABX. Sedangkan lossless digunakan untuk 
mengkompresi data untuk diterima ditujuan dalam kondisi asli seperti 
dokumen teks.

• Lossy akan mengalami generation loss pada data sedangkan pada lossless
tidak terjadi karena data yang hasil dekompresi sama dengan data asli.


Jenis jenis sepatu wanita :)

1. Flat Shoes
Datar dan sesuai dengan tekstur telapak kaki sebenarnya. Itu adalah karakteristik dari alas kaki ini. Dengan bentuk seperti itu, jelas saja flat shoes lebih pas untuk acara-acara santai. Seperti sekadar jalan-jalan di mal. Selain itu, alas kaki ini juga bisa Anda pakai untuk dandanan etnik tertentu.












2. Kitten Heel

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, kitten berarti anak kucing. Nah, anak kucing kan berukuran kecil. So, yang dimaksud dengan kitten heel adalah sepatu berhak kecil atau lebih tepatnya rendah. Ukuran haknya kurang dari 5 cm. Pas banget untuk kegiatan sehari-hari. Alas kaki ini lebih pas untuk kesempatan kasual. Kalaupun dipakai ke pesta, pilih pakaian pokok yang tak terlalu wah.










3. High Heel

Alas kaki jenis ini disebut-sebut sebagai sepatu wajib cewek sejati. Bagaimana tidak, sepatu ini mampu memunculkan karakter feminin, anggun, seksi, pokoknya cewek banget. Tinggi haknya berkisar 5--12 cm. Untuk pemakaian sehari-hari, disarankan pilih yang tidak terlalu tinggi.
Pada dasarnya, high heels cocok dipadukan dengan segala fashion item. Celana panjang, hotpants, rok mini atau gaun, baby doll. Karena jenis sepatu ini identik banget dengan cewek, padankan dengan fashion item yang tidak terlalu boyish. 


4. Wedge Heel
Model tumit sepatu ini menyatu dengan sol bagian depan. Kelebihan dari wedge, tidak gampang patah karena menyatu dengan sol dan lebih nyaman. Sebab itu, wedge cocok dipakai pemilik berat badan lebih. Wedge cocok dipakai bareng celana panjang model boot cut atau celana tiga perempat. Oh ya, wedge heel paling pas untuk dandanan ala gadis gipsi, bohemian look.







5.Platform
Cirinya bersol tebal dibagian depan. Ada yang dirancang dengan hak tinggi, rendah, tebal ataupun meruncing gaya stiletto











6.Open Toe


Dikenal juga dengan peep toe, sepatu atau sandal dengan toe box (rumah jemari) yang terbuka, sehingga ujung jari bisa terlihat.









7.T - Bar
Desain tali yang menutup punggung kaki berbentuk huruf T














8.Stiletto
Jenis sepatu yang berhak tinggi, super ramping, berujung runcing, biasanya tinggi hak diatas 2 inci atau 5 cm








9.Espadrilles
Adaptasi dari sepatu khas Spanyol, terbuat dari bahan tenun atau kain kanvas dengan lilitan serat alam elastis di bagian solnya











10.d'Orsay Pump
Tanpa penutup punggung kaki, terbuka tanpa penutup sisi. Hanya bagian belakang (quarter) dan depan (toe box) saja yang tertutup








11.Pump

Istilah yang digunakan untuk menyebut desain rumah jemari (toe box) yang menutup hampir setengah punggung kaki. Biasanya berhak tinggi











12.Ankle Strap
Sandal atau sepatu dengan tali pengikat atau pengait khusus untuk mengunci. Letaknya dibelakang tumit (Slingback) atau sisi mata kaki









13.Ballerina
 Menyerupai sepatu balet dengan sol datar tanpa tumit, terbuat dari bahan tipis dan tanpa pelapis sehingga sangat ringan









14.Boot
Jenis sepatu yang menutupi semua bagian kaki sampai diatas mata kaki, bahkan sampai betis. Dilengkapi sol dan hak khusus. Awalnya boot ini digunakan untuk menangkal suhu yang dingin. Namun saat ini sudah menjadi bagian dari fashion









15.Clog
Diadaptasi dari sepatu khas Eropa (terutama Belanda), dengan sol tebal dari kayu. Lapisan kayunya terdapat pada sol depan dan sol belakang









16.Mary Jane
Cirinya adalah ada tali lebar atau karet elastis yang khas, melintang tepatdiatas punggung kaki. Ada yang didesain dengan hak tinggi atau tanpa hak sama sekali







17.Gladiator 
Diadaptasi oleh sepatu yang dipakai oleh para gladiator, dengan banyak tali sampai atas mata kaki. Dan biasanya yang paling atas adalah sebagai pengait atau pengikat











18.Loafer 
Bersifat resmi tanpa tali, biasanya bagian lidah sepatu dilengkapi aksen tali, koin atau buckles











5 aplikasi pengukur kecepatan USB FLASHDISK


Bagi konsumen mendapatkan produk yang memiliki kinerja maksimal dengan harga yang pantas atau kalau bisa semurah mungkin menjadi hal yang sangat menyenangkan. Begitupun saat membeli salah satu produk elektronik yang satu ini, yaitu flash disk. Setidaknya setiap kali ada pameran komputer digelar, barang mungil ini selalu habis terjual. Harga yang sangat murah mungkin jadi alasan kuat, tapi apakah hanya sekedar murah saja? Dalam memilih Flash disk yang akan dibeli bisa muncul beberapa kriteria yang dijadikan pertimbangan, semisal kapasitas, harga, merek, penampilan, fitur keamanan dan kecepatan. Jika alasan terakhir menjadi salah satu yang Anda jadikan patokan sebelum membeli Flash Disk sepertinya akan sulit, kecuali Anda sudah siap dengan pilihan yang butuh biaya lebih besar.

Kebanyakan Flash Disk sekarang ini sudah menggunakan tipe konektor USB 2.0 yang dikeluarkan pertama kali di bulan April 2000, dimana pada versi ini kecepatan maksimum tranfer datanya adalah 480 Mbps / 60 MBps yang disebut juga sebagai Hi-Speed USB. Dibandingkan dengan USB 1.1 yang maksimum hanya 12 Mbps, berarti kecepatannya unggul sampai 40 kali lipat. Sebelumnya kecepatan awal USB 2.0 adalah 240 Mbps, namun kemudian pada Oktober 1999 oleh grup promotor USB kecepatannya ditingkatkan. Tapi pada praktek di lapangan kecepatan tersebut sulit sekali untuk dicapai, efektifnya hanya bisa sampai 320 Mbps/ 40 MBps.

Spesifikasi kecepatan flash disk yang tertera bisa jadi tidak akurat. Untuk menghilangkan rasa penasaran Anda terhadap kecepatan USB Flash Disk yang Anda beli bisa dengan memakai salah satu dari lima aplikasi gratis berikut ini yang tidak hanya melakukan pengecekan kecepatan (tulis dan baca), tapi juga dapat mengecek hal lain berkaitan dengan Flash Disk. Siapa tahu Anda beruntung bisa mendapatkan produk USB flash disk murah meriah namun berkinerja maksimal.


Check Flash



CheckFlash.png
Aplikasi ringan yang hanya berukuran 340 KB ini diciptakan oleh programmer asal Ukraina bernama Misha. Walaupun kecil tapi alat ini mampu melakukan tugas pengecekan dengan baik, untuk mengetahui kecepatan transfer data, mengecek jika terdapat bagian yang error pada flash disk, dan melakukan format.

Check Flash akan melakukan pengecekan dengan menjalankan simulasi proses baca dan tulis berulang kali pada flash disk, sehingga kemudian akan memunculkan data kecepatan transfer sekaligus juga mendeteksi adanya error yang terjadi saat proses berlangsung. Aplikasi ini bisa langsung Anda jalankan tanpa proses instalasi terlebih dahulu dan hanya mengkonsumsi memori sebanyak 812 KB. 

HD Speed



HDSpeed.png

Kalau aplikasi sebelumnya hanay bisa bekerja pada tempat penyimpanan berupa flash, aplikasi bernama HD Speed ini bisa mengukur kecepatan transfer data pada media penyimpanan seperti harddisk dan CD/DVD-ROM, floppy disk, dan kartu flash. Jadi aplikasi ini mendukung format penyimpanan data FAT dan NTFS pada sistem operasi WinNT4, Win2000, WinXP, Win2003, dan WinVista.

Aplikasi dengan ukuran file 80 KB ini tidak butuh diinstal dan bisa langsung Anda jalankan, kemudian pilih media simpan yang ingin Anda cek dan klik 
Start. Hasil dari proses baca dan tulis yang terekam akan ditampilkan dalam bentuk grafik dan juga nilai kecepatan saat itu dan rata-rata dengan satuan yang bisa dirubah-rubah beserta jumlah error jika ditemukan.
Crystal Disk Mark



Crystal DiskMark.png




Crystal Disk Mark adalah sebuah alat yang berguna untuk melakukan perbandingan kecepatan baca dan tulis pada berbagai media simpan termasuk USB Flash Drive. Tampilannya sederhana dan mudah bagi pengguna untuk dapat memahami tentang jenis pengujian yang dilakukan.

Jenis-jenis tes yang dapat dilakukan dengan aplikasi ini seperti melakukan proses baca dan tulis secara berulang dalam beberapa tahap atau proses baca dan tulis secara acak 4KB/ 512KB, dan proses penyalinan teks. Hasil tes ditampilkan dalam bentuk angka yang cukup besar dalam satuan MB/s dan 
progress bar sebagai latar belakangnya. Aplikasi berukuran 396KB ini bersifat portable dan sudah kompatibel dengan Windows 7/2008/Vista/2003/XP/2000/NT4/Me/98 dan untuk versi 64-bit untuk sistem operasi Windows Vista/2003/XP.
Flash Memory Toolkit



Flash MemoryToolkit.png

Sesuai dengan namanya Flash Memory Toolkit adalah sebuah paket alat untuk tempat penyimpanan berbasis Flash. Beberapa alat yang tersedia termasuk pilihan untuk mendapatkan informasi detil mengenai perangkat seperti kapasitas perangkat, sistem file, sistem operasi dan pengaturan perangkat. Aplikasi ini juga mampu menghapus file dengan aman sekaligus mengembalikannya setelah dilakukan format, lalu mampu mendeteksi kesalahan/ kerusakan di dalam perangkat. Yang menarik terdapat pula fungsi backup dan restore dapat dijalankan bersamaan dengan proses pengetesan mengenai performa baca dan tulis dari perangkat flash.

Sayangnya untuk versi standard yang memang disediakan gratis hanya mampu menampilkan kecepatan baca saja, sedangkan jika ingin mengetahui kalkulasi kecepatan baca sekaligus tulis, maka diharuskan melakukan upgrade ke versi Pro. Walaupun begitu kemampuan untuk menghitung kecepatan baca perangkat dengan fitur file benchmark yang ditampilkan dalam bentuk grafik perbandingan dirasa sudah sangat membantu. Aplikasi ini harus diinstal terlebih dahulu untuk dapat memakainya dengan ukuran file 766KB dapat digunakan di Windows 2000, XP, XP 64-bit, 2003 Server dan Vista.

HD Tune



HDTune.png




Aplikasi HD Tune ini tidak jauh beda dengan aplikasi sebelumnya yang hadir dalam dua versi, yaitu gratis dan berbayar. Dan lagi pada versi gratis aplikasi hanya bisa melakukan penghitungan kecepatan baca untuk beragam perangkat penyimpanan dengan antar muka SCSI, SATA, IDE termasuk juga USB. Aplikasi ini menyediakan detil informasi mengenai perangkat dan kemampuan untuk mendeteksi kerusakan/ error yang ada.

HD Tune adalah alat benchmark yang sangat berguna walaupun pada versi gratis ada beebrapa fitur yang dikurangi dibandingkan versi berbayar. Di versi gratis Anda akan diberikan informasi benchmark mengenai kecepatan baca maksimum, minimum dan rata-rata bersamaan dengan waktu akses, 
burst rate, yaitu kecepatan paling tinggi yang dapat dicapai pada saat data dapat dikirim dari perangkat penyimpanan ke sistem operasi. HD Tune yang saat ini sudah mencapai versi 2,55 sudah tersedia untuk Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 Server dan Windows Vista.

Sumber : http://www.creativebrain.web.id/media.php?action=readnews&id=17&title=5%20Aplikasi%20Pengukur%20Kecepatan%20USB%20Flash%20Disk#ixzz18RA840da
kunjungi www.creativebrain.web.id